Archive for August, 2009

Aug 31 2009

Semua Orang Saudara atau Tetangga

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Selasa 1 September 2009:

Saudaraku yang kekasih, engkau bertindak sebagai orang percaya, di mana engkau berbuat segala sesuatu untuk saudara-saudara, sekalipun mereka adalah orang-orang asing. (3 Yohanes 1:5)

Dalam suratnya Rasul Yohanes memuji Gayus yang bertindak penuh kasih kepada orang-orang Kristen yang  berasal dari bangsa-bangsa asing atau non Yahudi. Perbedaan latar belakang kebangsaan dan budaya tidak menjadi kendala bagi Gayus untuk mengasihi. Kebaikannya telah menjadi kesaksian orang-orang yang menerimanya itu. Lantas apa pesan dari ayat ini untuk kita sekarang? (more…)

Comments Off

Aug 30 2009

Membangun Negeri

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Senin 31 Agustus 2009:

Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu. (Yeremia 29:7)

Bangsa Israel dibuang ke Babel. Mereka sangat menderita di negeri buangan itu: kalah secara politis dan ekonomis, kehilangan simbol keagamaan dan kebangsaan, dan jauh dari kota suci Yerusalem. Mereka meratap dan terus menanti-nanti kapankah mereka dapat kembali ke tanah airnya.

Tuhan Allah melalui nabi Yeremia menyampaikan pesan apa yang harus dilakukan bangsa Israel selama di pembuangan. Alih-alih hanya meratap dan mengeluh mereka malah disuruh (more…)

Comments Off

Aug 30 2009

Membangun Negeri

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Senin 31 Agustus 2009:

Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu. (Yeremia 29:7)

Bangsa Israel dibuang ke Babel. Mereka sangat menderita di negeri buangan itu: kalah secara politis dan ekonomis, kehilangan simbol keagamaan dan kebangsaan, dan jauh dari kota suci Yerusalem. Mereka meratap dan terus menanti-nanti kapankah mereka dapat kembali ke tanah airnya.

Tuhan Allah melalui nabi Yeremia menyampaikan pesan apa yang harus dilakukan bangsa Israel selama di pembuangan. Alih-alih hanya meratap dan mengeluh mereka malah disuruh (more…)

Comments Off

Aug 28 2009

Garam Hambar?

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Sabtu 29 Agustus 2009:

Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain. (Markus 9:50)

Garam ya mesti asin. Jika tidak asin bukan garam namanya. Yang terpenting jika garam telah menjadi hambar atau tawar maka tidak ada gunanya. Apa maksudnya? Makna hidup kita orang Kristen ditentukan oleh fungsi, manfaat dan kegunaan kita kepada masyarakat atau dunia sekitar kita. Yaitu menggarami atau membuat kehidupan masyarakat  sekitar kita lebih baik. Jika memang kehadiran kita tidak membuat kehidupan desa, kota, negeri dan dunia ini lebih baik apa gunanya kekristenan kita? Apa artinya kita hidup? (more…)

Comments Off

Aug 27 2009

Jangan Membalas

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Jumat 28 Agustus 2009:

Janganlah engkau berkata: “Aku akan membalas kejahatan,” nantikanlah TUHAN, Ia akan menyelamatkan engkau. (Amsal 20:22)

Hukum pembalasan bersifat universal atau dikenal di seluruh dunia. Jika seorang manusia merasa dirugikan oleh seseorang maka dia akan berusaha merugikan balik orang tersebut. Jika kerbau dicuri oleh si A maka kita akan balik mencuri kerbau si A. Jika satu orang anggota kita dibunuh oleh keluarga B maka kita wajib membunuh satu orang anggota keluarga B. Mata ganti mata. Nyawa ganti nyawa.

Kristus datang tidak untuk menghapuskan hukum pembalasan itu, namun (more…)

Comments Off

Aug 27 2009

terpikir lomba karya tulis

Published by goklas under Uncategorized

LOMBA KARYA TULIS TOBALOVER
Jurus Baru Penyelamatan Danau Toba

Tobalover, sebuah komunitas berbasis jejaring sosial Facebook, akan menyelenggarakan Lomba Karya Tulis (LKT) bagi pelajar SLTP dan SLTA di tujuh kabupaten seputar Danau Toba. Lomba berhadiah total Rp 25.000.000 ini, bertujuan menanamkan sejak dini kepedulian terhadap pelestarian Danau Toba dan lingkungan sekitarnya.

Menurut Ketua Panitia LKT Tobalover, Robert Manurung, lomba bertema “Danau Toba Yang Kucinta” ini mencakup tujuh kabupaten yang bersinggungan langsung dengan Danau Toba, yaitu Simalungun, Tanah Karo, Tobasa, Tapanuli Utara, Samosir, Humbang Hasundutan, dan Dairi. Lomba ini berlangsung sejak 21 Agustus hingga 1 Oktober 2009. Pemenangnya akan diumumkan tanggal 22 Oktober, sedangkan penyerahan hadiah dilaksanakan pada perayaan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2009.

”Kita menyadari, upaya penyelamatan Danau Toba tidak akan berhasil selama penduduk setempat hanya sebagai penonton atau pelengkap penderita seperti selama ini” jelas Robert Manurung seraya menegaskan, ”Melalui penyelenggaraan lomba ini, kita ingin mendorong tumbuhnya kepedulian di kalangan remaja dan pemuda di tujuh kabupaten itu untuk melestarikan Danau Toba dan lingkungan sekitarnya.”

Ditegaskannya, melalui lomba ini TobaLover ingin mendorong upaya penyelamatan Danau Toba bersifat bottom up. “Jurus baru” ini diyakini lebih layak diandalkan dan diharapkan dibanding pendekatan top down, yang sifatnya elitis dan sarat KKN seperti dianut selama ini. “Kenapa sebelumnya tidak pernah diadakan lomba semacam ini ? Karena sumber dana organisasi-organisasi penyelamatan Danau Toba adalah pihak-pihak yang secara langsung maupun tidak langsung ikut merusak danau itu dan lingkungan di sekitarnya. Makanya, dalam penyelenggaraan LKT ini, kita akan mengutamakan donasi dari mastyarakat, khususnya para pecinta Danau Toba yang berkecimpung didunia maya” jelas Robert.

Dalam lomba ini, peserta diminta memaparkan peranan nyata yang dapat mereka lakukan, guna mengatasi tiga masalah besar`yang menyebabkan krisis lingkungan di Danau Toba dan sekitarnya. Ketiga masalah besar itu adalah penggundulan hutan yang mengakibatkan kian menipisnya daerah tangkapan air, kebiasaan penduduk membuang sampah ke danau, dan pencemaran air danau oleh limbah pakan ikan (pelet) dari kerambah apung yang kian menjamur di sana.

Dewan Juri lomba ini, jelas Robert, terdiri dari para wartawan, penulis, dan blogger kawakan. Ketua Dewan Juri adalah penulis novel Sordam, Suhunan Situmorang; yang didukung oleh wartawan sekaligus blogger kawakan Toga Nainggolan sebagai Sekretaris Dewan Juri.

Bersamaan dengan penyelenggaraan lomba ini, TobaLover berencana mengadakan program pelatihan singkat bagi para penggiat dan relawan lingkungan di tujuh kabupaten tadi. Tujuannya untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan strategi mengedukasi masyarakat. Program ini akan diberikan oleh Yuyun Ismawati, penggiat lingkungan di Bali yang belum lama berselang mendapat penghargaan internasional Goldman Environmental Prize 2009–yang sering pula disebut sebagai Nobel Lingkungan.

Comments Off

Aug 26 2009

Rukun

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Kamis 27 Agustus 2009:

Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus. (Roma 15:5)

Mereka sama-sama Kristen: sama-sama ditebus  dan hidup oleh kasih karunia Allah dalam Kristus. Mereka memiliki iman dan pengharapan yang sama. Namun mereka berbeda juga. Yang satu berlatar belakang Yahudi dan yang satu lagi berasal dari Yunani. Yang satu sebab itu masih memegang ketat aturan dan tradisi kejahudian seperti soal makanan haram-halal dan peraturan sabat yang sangat detil. Sementara itu yang satu lagi tidak tahu-menahu dengan hal itu. Dan inilah yang membuat kedua kelompok itu tegang dan konflik satu sama lain. (more…)

Comments Off

Aug 25 2009

Jalan Mengasihi

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Rabu 26 Agustus 2009:

Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. (1 Yohanes 4:20)

Allah tidak dapat dilihat dan diraba. Kita hanya dapat merasakan dan mengalami kehadiranNya melalui ciptaanNya, kasih dan karyaNya dan terutama firmanNya dalam Yesus Kristus AnakNya. Lantas bagaimana kita dapat mengasihi Dia?

Pertama-tama: dengan memberikan hati untuk mendengarkan firmanNya dan menuruti perintahNya setiap hari. Dan bersyukur. Itulah wujud kasih kita kepada Allah. Dia berfirman kepada kita melalui Alkitab dan kita dapat membaca Alkitab itu setiap hari. Bukan hanya membaca dan tahu namun melakukan apa yang diperintahkan, diamanatkan dan dipesankan Allah melalui Alkitab itu.

Kedua: dengan mengasihi Yesus. Allah menyatakan diriNya sepenuhNya kepada kita melalui AnakNya. Dalam Kristuslah kita berjumpa dengan Allah yang tidak terhampiri itu. Sebab itu kasih kepada Yesus adalah wujud kasih kita kepada Allah itu. Bagaimana mengasihi Yesus? Hiduplah menurut teladan dan ajaranNya. Tinggallah dalam Dia.

Ketiga: dengan mengasihi sesama kita. Inilah yang dipesankan Rasul Yohanes. Allah tidak dapat dilihat. Kita tidak dapat memberi langsung kepadaNya. Namun Allah menghadirkan menempatkan sejumlah orang dalam kehidupan kita sehari-hari. Allah memberikan kita sesama untuk kita kasihi. Dengan mengasihi orang-orang yang dihadirkan Allah dalam hidup inilah kita menyatakan kasih kita kepada Allah itu.

Doa:
Ya Allah, Engkau sungguh mengasihi kami. Engkau memberikan AnakMu yang tunggal agar kami hidup kekal. Engkau memberkati kami setiap hari. Apakah yang dapat kami berikan kepadaMu, ya Tuhan, sebagai jawaban kami? Terimalah ucapan syukur kami. Ajarlah kami mendengarkan dan mentaati firmanMu setiap hari. Dan mampukanlah kami mengasihi sesama kami sebagai ungkapan kasih kami kepadaMu. Dalam Kristus. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Comments Off

Aug 24 2009

Bill Amirsyah Saragih

Published by hojotmarluga under Uncategorized

Comments Off

Aug 24 2009

HKBP Salembaran: Kehidupan Di tengah Kematian

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

copy-of-dsc_0594.JPG

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap

Terletak di kawasan Teluk Naga Kecamatan Kosambi, beberapa kilometer dari ujung landasan Soekarno Hatta Cengkareng, gereja HKBP Salembaran berdiri di tengah-tengah pekuburan. Menurut Pdt Zending Sinurat yang melayani di sana, pada awalnya gereja HKBP berdiri di tengah pemukiman  namun ditentang oleh warga masyarakat sekitarnya. Seorang tokoh masyarakat di sana menawarkan: jika mau aman pindahkan saja gereja ke kawasan pekuburan. Dijamin tidak akan diganggu. Warga HKBP menanggapi usulan itu secara hurufiah. Bangunan gereja yang terbuat dari kayu pun langsung diangkut ke lokasi yang ditunjuk. Kini bangunan lama itu digunakan untuk konsistori. Waktu berjalan. Gereja  baru  pun telah berdiri di tengah-tengah pekuburan itu, menyimbolkan kehidupan di antara kematian.

hkbp-salembaran-2.JPG

hkbp-salembaran-3.JPG

Kembali ke halaman depan:

Comments Off

Next »