Archive for September, 2009

Sep 30 2009

Allah Hidup atau Patung Mati?

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

SERMON MINGGU INI:

jejak-kaki.jpg

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap

Dasar: Yesaya 46:3-4

1. Teks Yesaya 46:3-4 yang sangat indah dan mengesankan ini harus kita tempatkan dalam konteksnya yaitu ketika Israel dibuang Babel. Kita tahu bahwa Israel pernah ditaklukkan oleh Babel dan sebagian besar orang-orang terbaiknya diangkut sebagai tawanan ke negeri asing itu. Bagi Israel pembuangan Babel ini adalah titik nadir atau kondisi terendah dalam kehidupan mereka yang hanya dapat diratapi ditangisi. Yerusalem kota suci mereka ternyata dapat ditaklukkan dan Bait Allah pusat dan kiblat keagamaan mereka ternyata dapat dihancurkan musuh. Orang Israel pun benar-benar terpuruk dan mengalami kehancuran di segala bidang, tidak hanya politik dan ekonomi melainkan juga sosial dan keagamaan. Kekalahan itu mereka anggap juga sebagai kekalahan Tuhan Allah Israel dan sebaliknya kemenangan dewa-dewa Babel. Sebab itu banyak orang pun berpaling dari Allah Israel menyembah dewa-dewa Babel yang dianggap mereka lebih kuat dari Allah Israel itu. Pada kondisi-kondisi sulit pengalaman Israel ini acap terulang lagi. Ingat: di saat-saat sakit (dan sangat merindukan penyembuhan), miskin (dan menginginkan kecukupan), dan sepi (membutuhkan teman) kita mudah sekali tergoda meninggalkan Allah karena menganggap ada |dewa atau ilah” yang lain yang lebih mampu menolong dan mengatasi masalah kita. (more…)

Comments Off

Sep 30 2009

Piutang Kepada Tuhan?

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Kamis 01 Oktober 2009:

Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu. (Amsal 19:17)

Tuhan Allah menciptakan kita. Langit dan bumi adalah kepunyaanNya. Dia yang empunya kerajaan, kuasa dan kemuliaan. Hidup dan aktifitasNya sama sekali tidak tergantung kepada uluran tangan kita. Bukan Dia namun kitalah yang membutuhkan pertolonganNya. Dia baik dan mengasihi kita, memberkati kita tak jemu-jemunya, dan bahkan mengutus AnakNya menderita dan mati untuk menyelamatkan kita. Sebagaimana kata Paulus pada dasarnya kita adalah orang yang berhutang kepada Tuhan. (Roma 1:14, 8:12, lih. Matius 18:27).

Tuhan tidak menuntut kita (more…)

Comments Off

Sep 29 2009

Taati Hukum. Penuhi Hati Dengan Belas Kasihan.

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Rabu 30 September 2009:

Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah. (Matius 12:7)

Suatu hari Sabat Yesus dan murid-muridNya berjalan melewati ladang. Untuk mengatasi lapar murid-muridnya memetik bulir-bulir gandum di ladang itu dan memakannya. Menurut Ulangan 23:25 apa yang dilakukan murid-murid Yesus itu tidak salah sebab dianggap bukan pencurian. Yang dipersoalkan ahli-ahli hukum agama  sebab itu dilakukan pada hari Sabat. Menurut orang-orang Farisi (kelompok penjaga kemurnian kejahudian) dan ahli-ahli Taurat itu memetik gandum pada hari Sabat adalah pelanggaran.

Bagi Yesus hukum agama  termasuk peraturan-peraturan Sabat dibuat untuk kepentingan (more…)

Comments Off

Sep 28 2009

Saat Berdaya Atau Malah Lemah

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Selasa 29 September 2009:

Alangkah baiknya bantuanmu kepada yang tidak kuat, dan pertolonganmu kepada lengan yang tidak berdaya! (Ayub 26:2)

Sejak hari Minggu kemarin kita diingatkan agar tidak egoistis, namun sungguh-sungguh memperhatikan sesama yang lemah dan kekurangan. Ya, kita diajak agar bermurah hati, berbagi dan berkorban, dan bahkan jika mampu menebus atau membayar demi saudara yang tidak berdaya. Sebagaimana ayat hari ini, itu adalah baik di mata Tuhan dan juga manusia. Ada catatan: jangan anggap kelemahan dan kemiskinan semata-mata akibat dosa. Sebab itu jangan pandang rendah orang yang lemah apalagi jika kita telah membantunya. Namun baik juga kita bertanya: bagaimana seandainya kita justru orang yang tidak berdaya itu? (more…)

Comments Off

Sep 27 2009

Membahagiakan Diri Sendiri Dengan Menolong Orang Lain

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Senin 28 September 2009:

Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! TUHAN akan meluputkan dia pada waktu celaka. TUHAN akan melindungi dia dan memelihara nyawanya. (Mazmur 41:2-3a)

Jika kita sungguh-sungguh menolong orang yang kecil dan lemah tentulah yang bersangkutan sangat gembira. Siapapun juga suka dan senang ditolong, dibantu dan diperhatikan apalagi orang yang miskin atau berkekurangan. (more…)

Comments Off

Sep 27 2009

Berkat Bagi Yang Mengasihi Kerabat

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

SERMON MINGGU INI

ruth-andnaomi-2.jpg

Bahan: Rut 2 : 8 – 16

1. Alkisah ada sepasang suami istri yang harus meninggalkan tanah airnya karena mengalami paceklik atau kekeringan. Nama orang itu Elimelekh dan istrinya bernama Naomi. Mereka memiliki dua orang anak laki-laki yaitu Mahlon dan Kilyon. Di negeri Moab itu mereka hidup sebagai orang asing kurang-lebih sepuluh tahun. Lantas matilah Elimelekh. Naomi pun tinggal dengan kedua anaknya yang kemudian masing-masing memperistiri perempuan Moab, yaitu Rut dan Orpa. Lantas mati pulalah kedua anak lelaki Elimelekh itu tanpa meninggalkan keturunan. Sehingga tinggallah Naomi dan kedua menantu perempuannya.

2. Naomi pun menjadi orang asing sekaligus janda miskin. (more…)

Comments Off

Sep 25 2009

Siapa Yang Harus Ditakuti

Published by Daniel T.A. Harahap under Uncategorized

Almanak Sabtu 26 September 2009:

Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka. (Matius 10:28)

Sejak dulu sampai sekarang, mungkin selama-lamanya gereja selalu menghadapi tantangan dan ancaman dari pihak eksternal. Kadang tantangan dan ancaman itu begitu samar dan halus sehingga hampir tidak dirasakan. Namun kadang terasa begitu kasar dan vulgar serta terang-terangan. Isinya tak lain tak bukan agar orang Kristen mengurangi atau menghentikan aktifitas imannya, tidak menunjukkan identitasnya, atau bahkan meninggalkan kepercayaannya. Menghadapi ancaman (kadang godaan) semacam ini banyak orang Kristen takut.

Yesus mengingatkan para pengikutNya dulu dan sekarang agar tidak takut kepada ancaman-ancaman semacam ini. Yang harus ditakuti oleh orang Kristen bukanlah manusia, siapapun dia, melainkan Allah. Sebab itulah ketika diancam, ditekan atau malah digoda, kita tetap harus lebih taat kepada Allah daripada manusia (Kis 5:29).

Ayat ini tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan untuk bunuh diri atau bersikap konyol. Tuhan memberi kita akal budi dan menyuruh kita berhikmat. Tuhan juga menyuruh kita agar bersikap baik dan berusaha berdamai dengan semua orang. Namun Tuhan memesankan agar kita jangan takut mempertahankan iman dan menjunjung kebenaran. Tak ada satu manusia pun yang mau membunuh jiwa kita. Tak ada satu orang pun yang bisa memisahkan kita dari Kristus. Sebab itu hanya kepada Allah sajalah kita mau takut, takzim dan hormat serta menyembah.

Doa:

Ya Allah, karuniakanlah kami hikmat, keberanian dan keikhlasan. Jadikanlah kami murid-murid Kristus yang setia dan rendah hati. Ajarlah kami mempertahankan iman dan kebenaranMu dan ajar juga kami pintar berkomunikasi dan berinteraksi. Di atas semua itu penuhi hati kami dengan kasih dan mulialah nama Tuhan melalui hidup kami. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Comments Off

Sep 25 2009

Amir Pasaribu

Published by hojotmarluga under Uncategorized

Comments Off

Sep 25 2009

Luhut Panjaitan

Published by hojotmarluga under Uncategorized

Comments Off

Sep 25 2009

PANTUR SILABAN

Published by hojotmarluga under Uncategorized

Comments Off

Next »